Persyaratan tentang Perubahan Kartu Keluarga

Persyaratan tentang Perubahan Kartu KeluargaPenggantian Kartu Keluarga:

  • Permohonan pembuatan KK (Berkas F1.06).
  • Surat pengantar dari desa/kelurahan.
  • KK yang lama.

PERSYARATAN PENERBITAN ATAU PERUBAHAN KK

Penerbitan KK baru bagi penduduk WNI dan OA yang memiliki izin Tinggal Tetap:

  • Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing.
  • Foto copy atau menunjukkan Kutipan Akta Nikah/Kutipan Akta Perkawinan.
  • Surat Keterangan Pindah (SKP) / Surat Keterangan Pindah Datang (SKPD) bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI, atau;
  • Surat Keterangan Datang dari luar Negeri (SKDLN) yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi WNI yang baru datang dari LN karena pindah.

Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga dalam KK bagi penduduk yang mengalami kelahiran:

  • KK lama.
  • Kutipan Akta Kelahiran.

Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga untuk menumpang ke dalam KK bagi penduduk WNI:

  • KK lama, dan;
  • KK yang akan ditumpangi.
  • SKP/SKPD bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI, dan / atau;
  • SKDLN bagi WNI yang datnag dari LN karena pindah.

Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga bagi OA ynag memiliki Izin Tinggal Tetap untuk menumpang ke dalam KK WNI atau OA:

  • KK lama atau KK yang ditumpangi.
  • Paspor.
  • Izin Tinggal Tetap, dan;
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi OA tinggi tetap.

Perubahan KK karena pengurangan anggota keluarga dalam KK bagi penduduk WNI dan OA yang memiliki Izin Tinggal OA tinggal tetap:

  • KK yang lama.
  • Surat Keterangan Kematian.
  • SKP/SKPD bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI.

Penerbitan KK karena hilang atau rusak bagi penduduk WNI dan OA yang memiliki Izin Tinggal Tetap:

  • Surat keterangan kehilangan dari kepala desa/lurah.

KK yang rusak:

  • Foto copy atau menunjukkan dokumen.
  • Kependudukan dari salah satu anggota keluarga atau dokumen keimigrasian bagi OA.

PEMECAHAN DAN PEMBUATAN KK BARU

Jika sudah mengelola rumah tangga sendiri disarankan untuk memiliki KK sendiri dan tidak ikut dengan orang tua, istilah ini disebut dengan pemecahan KK, Pemecahan ini dilakukan dengan cara mencoret/menghapus anggota keluarga yang akan masuk ke KK baru (dalam hal ini seorang istri), kemudian membuat KK baru untuk orang tua dan KK baru untuk keluarga baru yang di dalamnya Cuma ada nama kepala keluarga dan istri Dikelurahan diminta untuk mengisi form sebagai isian untuk pembuatan KK baru dan KTP.Setelah semua proses pengisian selesai,maka ada berkas yang dibawakan oleh kelurahan untuk disampaikan ke kecamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *