Perda KTP-Akta Gratis Sedang Dibahas DPRD

thumb_GERATIS18INILAH.COM, Bandung – Semua dokumen kependudukan akan digratiskan. Panitia Khusus (Pansus) 1 saat ini tengah membahas aturan itu di Peraturan Daerah (Perda) tentang Administrasi Kependudukan .

“Perda ini sebagai turunan dari Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang Kependudukan. Semua dokumen kependudukan akan digratiskan seperti kartu keluarga, e-KTP, akta kelahiran, akta perkawinan, dan lainnya,” kata anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama, Rabu (25/2/2015).

Aan menjelaskan, dengan adanya perda tersebut untuk memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan secara mandiri. Salah satu contohnya, soal penerbitan akta kelahiran yang telah melebihi batas waktu satu tahun.

“Kalau sudah lebih batas waktu, penerbitannya memerlukan penetapan dari pengadilan negeri. Tetapi nanti, cukup dengan Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota. Hal ini sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi tanggal 30 April 2013,” ucapnya.

Selain hal itu, penerbitan akta pencatatan sipil yang semula dilaksanakan di tempat terjadinya peristiwa penting, diubah menjadi penerbitannya di tempat domisili penduduk.

Pelaporan pencatatan kematian yang semula menjadi kewajiban penduduk, diubah menjadi kewajiban rukun tetangga dalam melaporkan setiap kematian.

“Diharapkan Pemkot Bandung dapat tertib dalam hal administrasi kependudukan. Paling lambat bulan Mei, tidak ada lagi masyarakat Kota Bandung yang tidak punya KTP atau anak yang tidak punya akta kelahiran, karena semua sudah digratiskan. Jadi sudah tidak ada alasan,” jelasnya.

Mengingat pentingnya administrasi kependudukan ke depan, ujarnya, Pemkot Bandung harus dapat memahami kebijakan itu secara benar. Jangan sampai ada anggapan kebijakan administrasi kependudukan bukan kebijakan yang menjadi prioritas.

“Karena setiap program yang tidak berbasis data, pasti akan tidak tepat sasaran apalagi program kemasyarakatan. Sebagai contoh banyak program-program bantuan masyarakat yang tidak tepat sasaran karena tidak di tunjang data yang valid,” tandasnya. [ito]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *