Perawat Membantu Pengurusan Akta Kelahiran

Perawat Membantu Pengurusan Akta KelahiranPALEMBANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mempermudah proses pembuatan akta kelahiran. Ke depan, bagi yang melahirkan di rumah sakit (RS), akta kelahiran dari bayi yang dilahirkan akan dibantu pengurusannya oleh perawat RS tersebut.

Untuk itu, Dinas Dukcapil akan bekerja sama dengan RS, RS Ibu dan Anak (RSIA), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang. “Saat ini, baru RS Hermina yang sudah melakukan hal ini,” kata Kepala Dinas Dukcapil Palembang, M Ali Subri, melalui Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Hj Siti Fauziah, kemarin (4/12).

Persyaratannya mudah, hanya menyerahkan fotokopi KTP, KK, surat nikah, surat keterangan dari RS, dan bukti pembayaran PBB terakhir kepada perawat. Nantinya, perawat akan mengurus pembuatan akta kelahiran tersebut ke Dinas Dukcapil Palembang. “Prosesnya tidak lama,” bebernya.

Selain memberikan nilai lebih bagi layanan RS, juga mendukung tertib data Dinas Dukcapil. Nantinya, akan diadakan pertemuan dengan perwakilan 37 rumah bersalin, 13 rumah sakit, dan 10 rumah sakit bersalin di Palembang untuk kerja sama program tersebut.

“Kami juga berencana mengadakan layanan keliling pembuatan akta kelahiran dan menerapkan sistem jemput bola ke berbagai wilayah padat penduduk dan pusat keramaian,” tutur Fauziah.

Tiga bulan terakhir, masih banyak yang membuat akta kelahiran “terlambat”. Pada September lalu, permohonan akta kelahiran umum 1.075 berkas, sementara permohonan akta kelahiran “terlambat” berjumlah 2.710 berkas. Di Oktober, jumlah permohonan akta kelahiran umum 988 berkas, sedangkan akta kelahiran “terlambat” 2.051 berkas.

Untuk November, permohonan akta kelahiran umum 908 berkas dan akta kelahiran “terlambat” 2.265 berkas. “Dalam sehari, kami menerima sekitar 200 permohonan. Tapi, sebagian kurang syarat sehingga tidak bisa langsug diproses,” tukasnya. (uni/ce4)

Sumber: sumeks.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *